google-pixel-9-pro-fold-vs-oneplus-open

Google Pixel 9 Pro Fold vs OnePlus Open: Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Google akhirnya membawa penyegaran besar lewat Pixel 9 Pro Fold. Dibanding generasi pertamanya, ponsel lipat ini tampil lebih matang dengan desain yang lebih nyaman, layar lebih besar, kamera yang ditingkatkan, dan tentu saja sederet fitur AI andalan Google.

Di sisi lain, OnePlus Open masih menjadi salah satu foldable terbaik yang pernah dirilis. Meski usianya lebih tua, perangkat ini tetap menawarkan performa kencang, desain yang praktis, kamera berkualitas, dan kecepatan pengisian daya yang masih sulit ditandingi.

Lalu, apakah Pixel 9 Pro Fold benar-benar lebih unggul? Atau OnePlus Open masih menjadi pilihan yang lebih masuk akal? Mari kita bandingkan.

Perbedaan Singkat Pixel 9 Pro Fold vs OnePlus Open

Google Pixel 9 Pro FoldOnePlus Open
Desain lebih tipis dengan bentuk yang lebih memanjangSalah satu desain foldable terbaik di kelasnya
Layar utama 8 inci + layar luar 6,3 inciLayar utama 7,82 inci + layar luar 6,3 inci
Sistem kamera 48MP + telefoto 5x + ultrawideKamera 48MP + 48MP ultrawide + telefoto 64MP 3x
Chip Google Tensor G4Snapdragon 8 Gen 2
RAM 16GB, pilihan penyimpanan 256GB dan 512GBRAM 16GB dengan penyimpanan 512GB
Baterai 4.650mAhBaterai 4.805mAh
Pengisian daya 21W + wireless charging 7,5WFast charging 67W, tanpa wireless charging

Desain dan Ukuran

Google melakukan perubahan besar pada desain Pixel 9 Pro Fold. Bentuknya kini lebih tipis dan terasa seperti smartphone biasa saat dilipat. Kamera belakang juga tampil lebih modern dengan modul berbentuk persegi panjang yang menampung dua baris lensa.

Meski begitu, Pixel 9 Pro Fold sedikit lebih besar dan lebih berat dibanding OnePlus Open.

Sementara itu, OnePlus Open masih terasa sangat nyaman digenggam. Bobotnya hanya sekitar 239 gram, membuatnya menjadi salah satu ponsel lipat bergaya buku paling ringan di pasaran. Rasio layar depannya juga terasa pas untuk penggunaan satu tangan.

Soal lipatan layar (crease), keduanya sudah jauh lebih baik dibanding foldable generasi awal. Namun OnePlus Open masih sedikit unggul karena bekas lipatannya lebih samar dan hampir tidak terasa saat digunakan.

Untuk ketahanan, OnePlus Open mengusung sertifikasi IPX4, yang berarti tahan cipratan air tetapi belum memiliki perlindungan terhadap debu.

Layar

Pixel 9 Pro Fold membawa layar utama OLED berukuran 8 inci, lebih besar dibanding layar 7,82 inci milik OnePlus Open. Keduanya sama-sama mendukung refresh rate hingga 120Hz, sehingga animasi terasa mulus.

Keunggulan terbesar Pixel ada pada tingkat kecerahannya. Kedua layarnya mampu mencapai hingga 2.700 nits, sehingga lebih nyaman digunakan di bawah sinar matahari.

Berdasarkan pengujian layar, Pixel 9 Pro Fold menawarkan:

  • Tingkat kecerahan maksimum yang lebih tinggi.
  • Kecerahan minimum lebih rendah sehingga lebih nyaman dipakai di ruangan gelap.
  • Akurasi warna yang lebih baik langsung dari pengaturan bawaan.

Sebaliknya, OnePlus Open menghasilkan warna yang lebih mencolok dan hidup, meski sedikit kurang akurat dibanding Pixel.

Keduanya sama-sama menggunakan sensor sidik jari di tombol power, yang cepat dan responsif.

Performa dan Software

Pixel 9 Pro Fold ditenagai Google Tensor G4, chipset yang memang dirancang untuk mengoptimalkan fitur AI langsung di perangkat.

Sementara itu, OnePlus Open memakai Snapdragon 8 Gen 2, yang meski lebih tua, masih menawarkan performa mentah yang sangat kuat.

Hasil benchmark menunjukkan:

  • Pixel 9 Pro Fold unggul pada performa single-core.
  • OnePlus Open lebih cepat pada performa multicore.
  • GPU Snapdragon 8 Gen 2 juga masih lebih bertenaga untuk gaming.

Jadi jika fokus Anda adalah performa murni, OnePlus Open masih sedikit lebih unggul.

Namun bila berbicara soal AI, Pixel 9 Pro Fold jelas berada di depan. Banyak fitur eksklusif Google yang memanfaatkan Tensor G4 untuk membantu produktivitas, pengeditan foto, hingga berbagai fungsi pintar lainnya.

Dari sisi software, Google juga memberi komitmen pembaruan yang jauh lebih panjang. Pixel 9 Pro Fold dijanjikan mendapat update Android dan keamanan hingga 2031, sedangkan OnePlus Open mendapat dukungan hingga sekitar 2027.

Baca juga: Samsung Galaxy S26 Ultra vs Galaxy Z Fold 7: Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Kamera

Kedua ponsel sama-sama dibekali kamera utama 48MP, tetapi pendekatan hasil fotonya cukup berbeda.

Pixel 9 Pro Fold menawarkan:

  • Kamera utama 48MP.
  • Kamera telefoto 10,5MP dengan optical zoom 5x.
  • Kamera ultrawide 10,5MP.

Sementara OnePlus Open membawa:

  • Kamera utama 48MP.
  • Kamera ultrawide 48MP.
  • Kamera telefoto 64MP dengan optical zoom 3x.

Untuk foto siang hari, keduanya menghasilkan gambar yang tajam. Pixel cenderung memberikan warna yang lebih natural dengan sedikit nuansa magenta, sedangkan OnePlus menghasilkan warna yang lebih cerah dan kontras.

Saat malam hari, perbedaannya semakin terlihat.

Google memilih meningkatkan eksposur agar area gelap terlihat lebih jelas. Hasilnya memang terang, tetapi kadang suasana malamnya terasa berkurang.

Sebaliknya, OnePlus mempertahankan nuansa malam dengan lebih baik sehingga foto terlihat lebih alami.

Untuk zoom:

  • Pixel unggul di pembesaran 5x, sesuai kamera telefoto bawaannya.
  • OnePlus lebih baik di 3x, dan bahkan tampil lebih impresif saat zoom hingga 10x.

Kamera ultrawide juga menjadi salah satu keunggulan OnePlus Open. Warnanya lebih hidup dan hasil fotonya terasa lebih menarik meski dynamic range sedikit kalah dari Pixel.

Jika gemar selfie, Pixel 9 Pro Fold menghasilkan foto yang lebih detail dengan warna kulit dan pencahayaan yang lebih baik.

Baterai dan Pengisian Daya

Pixel 9 Pro Fold membawa baterai 4.650mAh, sedikit lebih kecil dibanding baterai 4.805mAh milik OnePlus Open.

Meski kapasitasnya lebih kecil, efisiensi Tensor G4 membuat daya tahan Pixel meningkat cukup signifikan dibanding Pixel Fold generasi pertama.

Dalam pengujian:

  • Pixel unggul untuk aktivitas browsing.
  • OnePlus lebih awet saat streaming video.
  • Pixel sedikit lebih baik untuk gaming.

Secara keseluruhan, keduanya menawarkan daya tahan baterai yang cukup baik untuk penggunaan sehari-hari.

Namun urusan pengisian daya, OnePlus Open menang telak.

Dengan fast charging 67W, baterainya dapat terisi penuh hanya sekitar 43 menit.

Sebaliknya, Pixel 9 Pro Fold hanya mendukung 21W wired charging dan 7,5W wireless charging, sehingga membutuhkan sekitar 100 menit untuk terisi penuh.

Kesimpulan

Pixel 9 Pro Fold adalah peningkatan besar dibanding Pixel Fold generasi pertama. Layarnya lebih besar, lebih terang, fitur AI jauh lebih lengkap, serta mendapat dukungan software yang sangat panjang.

Namun bukan berarti OnePlus Open langsung kehilangan pesonanya.

Meski sudah lebih dulu hadir, OnePlus Open masih menawarkan performa yang lebih kencang, kamera yang tetap kompetitif, lipatan layar yang lebih rapi, dan kecepatan pengisian daya yang bahkan masih sulit disaingi banyak foldable terbaru.

Pilih Pixel 9 Pro Fold jika:

  • Menginginkan pengalaman Android murni dengan fitur AI terbaru.
  • Prioritas pada layar yang lebih besar dan terang.
  • Ingin dukungan update software hingga bertahun-tahun ke depan.

Pilih OnePlus Open jika:

  • Mengutamakan performa tinggi.
  • Sering mengisi daya dan ingin charging super cepat.
  • Lebih menyukai karakter kamera yang natural, terutama untuk foto malam.

Bagi pengguna OnePlus Open, peningkatan yang ditawarkan Pixel 9 Pro Fold memang terasa, tetapi belum cukup besar untuk membuat proses upgrade menjadi sesuatu yang wajib. OnePlus berhasil membuat fondasi yang sangat kuat sejak generasi pertamanya, sehingga hingga sekarang pun perangkat tersebut masih mampu bersaing dengan foldable terbaru.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *