Empat tahun lalu, Samsung memperkenalkan Galaxy S22 Ultra sebagai penerus sejati lini Galaxy Note. Ponsel ini membawa kembali S Pen yang tersimpan di dalam bodi, sekaligus menggabungkan identitas Galaxy S dan Galaxy Note menjadi satu seri flagship. Saat itu, kamera periskop 10x juga menjadi salah satu nilai jual utamanya dan membuat Galaxy S22 Ultra unggul untuk fotografi jarak jauh.
Kini, Samsung resmi meluncurkan Galaxy S26 Ultra di ajang Galaxy Unpacked dengan penjualan yang dimulai pada awal Maret. Selisih empat generasi tentu membawa banyak perubahan.
Galaxy S26 Ultra hadir dengan layar yang lebih terang dan lebih tangguh, chipset Snapdragon terbaru yang kini digunakan secara global, sistem pendingin yang lebih baik, pengisian daya lebih cepat, hingga kamera baru yang lebih fokus pada kualitas foto sehari-hari dibanding sekadar kemampuan zoom ekstrem.
Kalau saat ini masih menggunakan Galaxy S22 Ultra dan sedang mempertimbangkan upgrade, berikut semua perbedaannya.
Samsung Galaxy S26 Ultra vs Galaxy S22 Ultra: Perbedaan Utama
| Samsung Galaxy S26 Ultra | Galaxy S22 Ultra |
| Layar 6,9 inci QHD+ Dynamic AMOLED 2X, 1-120Hz | Layar 6,8 inci QHD+ AMOLED, 1-120Hz |
| Kecerahan hingga 2.600 nits | Sekitar 1.750 nits |
| Gorilla Glass Armor 2 dengan lapisan anti-refleksi | Gorilla Glass Victus+ |
| Privacy Display untuk membatasi sudut pandang layar | Tidak tersedia |
| Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy (global) | Snapdragon 8 Gen 1 atau Exynos 2200 |
| Vapor chamber baru untuk pendinginan lebih optimal | Sistem pendingin generasi lama |
| Kamera utama 200MP f/1.4 | Kamera utama 108MP f/1.8 |
| Ultrawide 50MP + telefoto 5x 50MP | Ultrawide 12MP + periskop 10x |
| Fast Charging 60W | Fast Charging 25W |
| Wireless Charging 25W | Wireless Charging 15W |
| Mendukung format video APV | Tidak tersedia |
| Android 16 + One UI 8 dengan dukungan hingga 7 tahun | Diluncurkan dengan Android 12 dan segera berakhir masa update |
| Armor Aluminum 2 | Armor Aluminum |
Desain dan Dimensi
Galaxy S22 Ultra punya desain yang sangat khas Galaxy Note. Sudut-sudutnya tajam, bodinya besar, dan terasa kokoh. Namun, bobotnya juga cukup berat sehingga mulai terasa melelahkan saat dipakai dalam waktu lama atau hanya dengan satu tangan.
Galaxy S26 Ultra masih mempertahankan DNA tersebut, termasuk S Pen yang tersimpan di dalam bodi. Bedanya, Samsung berhasil membuatnya lebih tipis dan lebih ringan.
| Galaxy S26 Ultra | Galaxy S22 Ultra |
| Tebal 7,9 mm | Tebal 8,9 mm |
| 163,6 × 78,1 mm | 163,3 × 77,9 mm |
| 214 gram | 229 gram |
Selisih sekitar 15 gram mungkin terdengar kecil di atas kertas, tetapi cukup terasa saat digunakan setiap hari.
Samsung juga mengubah desain modul kameranya. Jika Galaxy S22 Ultra menggunakan desain kamera yang menonjol secara terpisah, Galaxy S26 Ultra kini memakai camera island yang lebih menyatu sehingga tampil lebih modern. Sertifikasi IP68 dan S Pen tetap dipertahankan.
Layar
Layar Galaxy S22 Ultra sebenarnya masih sangat bagus hingga sekarang. Resolusi QHD+, refresh rate adaptif 120Hz, dan panel AMOLED-nya masih mampu bersaing.
Namun Galaxy S26 Ultra membawa sejumlah peningkatan yang cukup signifikan.
Ukuran layar kini menjadi 6,9 inci dengan tingkat kecerahan hingga 2.600 nits, jauh lebih terang dibanding sekitar 1.750 nits pada Galaxy S22 Ultra.
Yang lebih menarik justru penggunaan Gorilla Glass Armor 2 dengan lapisan anti-refleksi. Jadi, layar lebih mudah dilihat di bawah sinar matahari tanpa harus selalu mengandalkan tingkat kecerahan maksimum.
| Galaxy S26 Ultra | Galaxy S22 Ultra |
| 6,9 inci | 6,8 inci |
| Hingga 2.600 nits | Sekitar 1.750 nits |
Samsung juga menambahkan fitur barunya bernama Privacy Display. Fitur ini mengurangi visibilitas layar dari samping sehingga isi layar lebih sulit dilihat orang lain saat berada di transportasi umum, kafe, atau tempat ramai. Pengguna juga bisa mengatur kapan fitur ini aktif, misalnya hanya saat membuka aplikasi tertentu atau ketika mengetik PIN.
Performa dan Software
Inilah bagian yang paling terasa jika berpindah dari Galaxy S22 Ultra.
Galaxy S22 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Gen 1 di beberapa negara dan Exynos 2200 di wilayah lain. Kedua chipset tersebut dikenal menghasilkan panas cukup tinggi sehingga performanya sering turun saat dipakai bermain game, merekam video, atau menjalankan aplikasi berat dalam waktu lama.
Sebaliknya, Galaxy S26 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy di seluruh dunia.
Selain lebih kencang, chipset 3nm terbaru ini juga jauh lebih hemat daya. Samsung turut membekalinya dengan vapor chamber generasi baru agar suhu tetap stabil saat digunakan dalam beban tinggi.
| Galaxy S26 Ultra | Galaxy S22 Ultra |
| Snapdragon 8 Elite Gen 5 | Snapdragon 8 Gen 1 / Exynos 2200 |
| Proses 3nm | Proses 4nm |
| UFS 4.0/4.1 | UFS 3.1 |
Di sisi software, Galaxy S26 Ultra langsung menjalankan Android 16 dengan One UI 8 dan dijanjikan mendapat pembaruan sistem operasi serta keamanan hingga tujuh tahun.
Sebaliknya, Galaxy S22 Ultra sudah mendekati akhir masa dukungan software. Bagi sebagian pengguna, faktor ini saja sudah menjadi alasan kuat untuk mulai mempertimbangkan upgrade.
Galaxy S26 Ultra juga mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan fitur komunikasi darurat via satelit.
Kamera

Pada masanya, Galaxy S22 Ultra termasuk salah satu HP kamera terbaik, terutama berkat lensa periskop 10x yang mampu menghasilkan foto zoom berkualitas tinggi.
Namun, setelah empat tahun, keterbatasannya mulai terlihat, terutama saat memotret malam hari atau menggunakan kamera ultrawide.
Galaxy S26 Ultra membawa sensor utama 200MP dengan bukaan f/1.4 yang mampu menangkap lebih banyak cahaya dibanding kamera 108MP f/1.8 milik Galaxy S22 Ultra.
Kamera ultrawide juga naik drastis menjadi 50MP sehingga hasil foto lebih tajam dan detail.
Samsung juga melanjutkan strategi yang sudah diterapkan beberapa tahun terakhir dengan mengganti kamera periskop 10x menjadi telefoto 5x beresolusi 50MP. Walaupun kehilangan zoom optik 10x, kombinasi sensor beresolusi tinggi dan pemrosesan gambar terbaru tetap mampu menghasilkan foto zoom 10x yang sangat baik.
Untuk video, peningkatannya juga cukup besar.
Galaxy S26 Ultra kini mendukung format APV (Advanced Professional Video) yang dirancang untuk kebutuhan editing profesional karena mampu menyimpan lebih banyak informasi gambar. Ponsel ini juga mendukung perekaman hingga 8K 30fps, 4K 120fps, HDR yang lebih baik, serta sistem stabilisasi yang lebih canggih dibanding Galaxy S22 Ultra.
Baca juga: Galaxy S26 Ultra vs Galaxy S23 Ultra: Worth It Upgrade Setelah 3 Tahun?
Baterai dan Pengisian Daya
Kedua ponsel sama-sama menggunakan baterai berkapasitas 5.000 mAh.
Namun, kapasitas yang sama bukan berarti daya tahannya setara.
Chipset Snapdragon terbaru yang jauh lebih efisien, ditambah optimasi One UI dan panel layar yang lebih hemat daya, membuat Galaxy S26 Ultra diperkirakan mampu bertahan jauh lebih lama dalam penggunaan sehari-hari.
Pengisian dayanya juga meningkat cukup signifikan.
| Galaxy S26 Ultra | Galaxy S22 Ultra |
| 5.000 mAh | 5.000 mAh |
| Fast Charging 60W | Fast Charging 25W |
| Wireless Charging 25W | Wireless Charging 15W |
Kesimpulan
Jika saat ini masih menggunakan Galaxy S22 Ultra, Galaxy S26 Ultra menawarkan peningkatan yang terasa di hampir semua aspek.
Desainnya lebih tipis dan ringan, layarnya lebih terang dengan lapisan anti-refleksi, performanya melonjak jauh berkat Snapdragon 8 Elite Gen 5, sistem pendinginnya lebih baik, baterainya lebih awet, pengisian dayanya lebih cepat, serta kameranya membawa peningkatan besar, terutama untuk foto malam dan perekaman video.
Sementara itu, Galaxy S22 Ultra sebenarnya masih cukup layak digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Namun, mengingat masa dukungan software-nya sudah hampir berakhir, sekarang menjadi waktu yang tepat untuk mempertimbangkan upgrade jika ingin tetap menikmati fitur terbaru dan pembaruan keamanan dalam jangka panjang.
Kalau belum merasa perlu berpindah tahun ini, Anda juga masih bisa bertahan sambil menunggu kehadiran Galaxy S27 Ultra pada 2027. Namun, bagi pengguna Galaxy S22 Ultra yang menginginkan peningkatan performa, kamera, dan daya tahan baterai yang benar-benar terasa, Galaxy S26 Ultra merupakan lompatan empat generasi yang cukup signifikan.
